Pada 30 Juni 2026, APSIFOR menyelenggarakan seminar daring bertema, "Psikologi Forensik dalam Penanganan Kasus Kekerasan Berbasis Gender: Relasi Berkekerasan". Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dinamika dalam hubungan berkekerasan dari sudut pandang pelaku, korban, dan lingkungan. Selain itu, menjadi sarana pengembangan minat terkait psikologi forensik, komunikasi, diskusi, dan berbagi pengalaman mengenai aplikasi psikologi forensik di masyarakat.
Bertempat di Jakarta, pada tanggal 20 Mei 2026, Bapak Nathanael E. J. Sumampouw, M.Psi., Ph.D., Psikolog, selaku Ketua Umum PP APSIFOR, hadir dalam RAKERNIS DENSUS 88 AT POLRI. Pada kesempatan ini, Beliau menyampaikan tinjauan psikologis berkaitan dengan anak dalam jaringan radikalisme kekerasan. Pada awal pemaparan, Beliau memberikan penjelasan terkait interaksi faktor internal dan eksternal yang menyebabkan dapat meningkatkan kerentanan seorang anak melakukan kekerasan. Di akhir pemaparannya, Beliau juga menyampaikan beberapa Rekomendasi untuk Densus.
Kerjasama Intitute Criminal Justice Reform (ICJR) bersama Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) melaksankan penelitian tentang Instrumen Komutasi Pidana Mati. Pada tahun 2026 ini, dilakukan telaah pelaksanaan, kebutuhan asesmen, dan pembinaan di lapangan. Untuk mendapatkan data yang kredibel, dilakukan pengambilan data dengan responden Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Pidana Mati dan staf di Lapas.
Bandung, 7–9 November 2025 — Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR) menyelenggarakan Temu Ilmiah Nasional XIV di Universitas Islam Bandung (UNISBA). Acara tiga hari ini yang mengusung tema “PSIKOLOGI FORENSIK DALAM SISTEM BARU” mempertemukan para akademisi, praktisi, peneliti, serta pemangku kepentingan di bidang hukum untuk membahas perkembangan dan tantangan terbaru dalam praktik psikologi forensik di Indonesia. Sebanyak 350 peserta hadir dalam TEMILNAS dan sebanyak 53 karya ilmiah telah dipresentasikan.
APSIFOR hadir dalam FDG Penyusunan Pedoman Pembinaan Mental Kepatuhan Internal. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN.
Pada hari Rabu, 07 Mei 2025, bertempat di Hotel Santika Premiere, Malang, Ketua Umum PP APSIFOR, Bapak Nathanael E. J. Sumampouw, M.Psi., Ph.D., Psikolog bersama dengan Ketua Bidang I, Ibu Noridha Weningsari, M.Psi., Psikolog dan Ketua Bidang II, Bapak Dr. Fathul Lubabin Nuqul, S.Psi., M.Si, Psikolog menjadi nerasumber dalam Pelatihan Tematik "Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)”, yang diselesenggarakan oleh KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA.
Pada hari Kamis, 20 Februari 2025, bertempat di Gedung LPMJ, Pulogadung, Jakarta Timur, APSIFOR bersama dengan Research of Community Mental Health Initiative Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, menyelenggarakan seminar dengan Tema, “The Contribution of Legal Psychology to The Courtroom”.
UNDANGAN UNTUK PUBLIKASI NASKAH DI JURNAL PSIKOLOGI FORENSIK INDONESIA (JPFI)
Pada tanggal 3 September 2024, Ketua Umum dan Jajaran Pengurus Pusat APSIFOR melakukan audiensi kepada Kejaksaan dan diterima oleh Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN).
Pada 30 Agustus 2024, PP APSIFOR melakukan audiensi kepada LPSK. Delegasi APSIFOR diterima oleh Wakil ketua LPSK, Ibu Sri Nurherwati, S.H.